Rabu, 04 Juni 2008

Tentang kecintaan saya terhadap alam, petualangan dan foto-videografi

Awal tertarik dengan kegiatan alam bebas sepertinya karena masa kecil saya tinggal di daerah yang dikelilingi pegunungan. Salah satu kota di Jawa barat yang terkenal dengan tahu goreng panasnya dan Gunung Tampomas kota itulah yang mempengaruhi jiwa adventure saya. Selepas SMA saya merantau ke kota hujan untuk mencari pengalaman di sebuah PTN di sana, kegiatan adventure semakin menggila apalagi jurusan yang dipilih sangat erat kaitannya dengan kegiatan lapang/keluar masuk hutan. Disinilah pematangan karakter jiwa adventure saya terasah untuk lebih memahami arti mencintai alam yang ternyata berhubungan erat dengan mata pencaharian yang digeluti sekarang (SANGKAR : SAUNG KARUHUN). Pada tahap ini saya mulai menggeluti fotografi dan videografi secara otodidak, semata-mata hanya untuk hobby. Selain penggila kegiatan adventure saya juga seorang pecinta kesenian sunda tradisional : seni cianjuran, reog, calung, kuda renggong, seni terbangan, pokoknya seni yang berbau-bau kuno dan hampir punah itulah yang dicari.











Mungkin kesenangan ini menurun dari leluhurnya yang trah Wiradikarta yang hampir semuanya pecinta seni. Kebetulan mendiang bapak saya sendiri (M Apin Kamil Wiradikarta) adalah seorang guru musik yang cukup disegani pada eranya di Kabupaten Sumedang.
Sepuluh tahun kemudian ternyata hobby ini bisa menjadi tiang ekonomi kedua.Terutama foto-video wedding, Company Profile, dan foto-video kegiatan alam bebas, studio saya seringkali memproduksi sendiri video dokumenter tentang wilderness untuk koleksi sendiri...tapi pernah juga diikutsertakan pada FFI (Festival Film Indonesia 2006) judulnya :


Hutan Memanggil Kembali - Kampung Banceuy





Tidak ada komentar: